Rico Waas Dorong Kolaborasi Pemuda Saat Tutup IMM Expo 2026 di Medan

Rico Waas menutup IMM Expo & Arena Fest 2026 di Medan, menyoroti kreativitas mahasiswa, UMKM, dan kolaborasi pemuda untuk pembangunan kota. Rico Waas Dorong Kolaborasi Pemuda Saat Tutup IMM Expo 2026 di Medan

Medan, 21 Juni 2026. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menutup rangkaian IMM Expo & Arena Fest 2026 yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau PC IMM Kota Medan. Kegiatan penutupan berlangsung di Lapangan Pertiwi, Jalan Budi Pembangunan, pada Sabtu malam, 20 Juni 2026.

Acara tersebut menjadi ruang pertemuan antara kreativitas mahasiswa, kegiatan seni, pemberdayaan UMKM, dan gagasan kritis anak muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai kelompok yang menyampaikan pandangan terhadap kebijakan publik, tetapi juga menunjukkan kemampuan dalam menghadirkan kegiatan produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Mahasiswa Dinilai Mampu Hadirkan Ruang Kreatif

Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada PC IMM Kota Medan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai IMM Expo & Arena Fest 2026 menjadi contoh kegiatan positif karena menggabungkan semangat berpikir kritis dengan karya nyata.

Menurut Rico, mahasiswa memiliki peran penting dalam pembangunan kota. Kritik yang disampaikan generasi muda, kata dia, akan lebih kuat apabila dibarengi dengan gagasan, kreativitas, dan solusi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kehadiran kegiatan seperti ini dinilai mampu membuka ruang baru bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi. Bukan hanya melalui diskusi, tetapi juga lewat seni, budaya, kewirausahaan, dan aktivitas sosial yang melibatkan banyak pihak.

IMM Expo & Arena Fest 2026 diisi dengan berbagai agenda, mulai dari bazar UMKM, pentas seni dan budaya, perlombaan, talkshow, monolog, kabaret, hingga kegiatan lain yang menampilkan kreativitas kader IMM dan generasi muda Medan.

Rangkaian acara tersebut membuat kegiatan tidak hanya menjadi forum organisasi mahasiswa, tetapi juga ruang publik yang mempertemukan pelaku usaha kecil, seniman muda, kader organisasi, dan warga.

Rico menilai keterlibatan UMKM dalam kegiatan mahasiswa memberi dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat. Dengan adanya bazar dan ruang usaha, kegiatan organisasi tidak berhenti pada seremoni, tetapi ikut memberi peluang ekonomi bagi warga yang terlibat.

Pemkot Medan Buka Ruang Kolaborasi

Dalam kegiatan itu, Rico Waas hadir bersama sejumlah pihak, di antaranya Ketua PC IMM Kota Medan M Rais Prayogo, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Rico berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Menurutnya, anak muda membutuhkan ruang yang sehat untuk menyalurkan ide, minat, dan kemampuan. Pemerintah Kota Medan juga membuka peluang kolaborasi dengan kelompok pemuda dan mahasiswa dalam membangun kota.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Medan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat umum tetap dibutuhkan agar program pembangunan lebih dekat dengan kebutuhan warga.

Penutupan IMM Expo & Arena Fest 2026 menjadi penanda bahwa kegiatan mahasiswa dapat dikemas lebih luas dan bermanfaat. Melalui agenda tersebut, mahasiswa tidak hanya tampil sebagai penggerak wacana, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial dan ekonomi kota.

Rico berharap PC IMM Kota Medan terus menghadirkan kegiatan yang memberi ruang ekspresi bagi kader dan anak muda. Ia juga mendorong agar semangat kritis mahasiswa tetap berjalan bersama sikap konstruktif dalam memberi masukan untuk pembangunan Kota Medan.

Dengan berakhirnya IMM Expo & Arena Fest 2026, Pemkot Medan berharap kolaborasi antara pemerintah dan kalangan muda dapat semakin kuat. Kegiatan semacam ini dinilai penting untuk menciptakan generasi yang aktif, kreatif, kritis, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah.

tamanslot77 kingcobratoto vipertoto