65 PAUD di Medan Terima Manfaat Program PMT 2026, Sasar 1.500 Anak Usia Dini

Program PMT 2026 menyasar 65 PAUD di Medan untuk mendukung gizi, kesehatan, dan tumbuh kembang 1.500 anak usia dini. 65 PAUD di Medan Terima Manfaat Program PMT 2026, Sasar 1.500 Anak Usia Dini

Medan, 16 Juni 2026. Pemerintah Kota Medan memperluas perhatian terhadap pemenuhan gizi anak usia dini melalui Program Pemberian Makanan Tambahan atau PMT tahun anggaran 2026. Program ini diberikan kepada 65 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD dengan total sasaran mencapai 1.500 anak di Kota Medan.

Program PMT tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak masa awal pendidikan. Selain menyasar aspek kesehatan, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, menyampaikan bahwa PMT 2026 merupakan program yang bersumber dari APBD Kota Medan. Program ini dijalankan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperhatikan kebutuhan dasar anak-anak PAUD.

Menurutnya, pemberian makanan tambahan tidak hanya dipandang sebagai bantuan rutin, tetapi juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih sehat, aktif, dan siap mengikuti proses belajar. Penyaluran program PMT direncanakan berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada semester pertama dan semester kedua. Dengan pola tersebut, pemerintah berharap manfaat program dapat dirasakan secara lebih merata oleh anak-anak penerima di berbagai lembaga PAUD.

Bunda PAUD Kota Medan, Airin Rico Waas, menilai pemenuhan gizi anak usia dini merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas. Ia menekankan bahwa anak-anak membutuhkan dukungan yang tidak hanya berasal dari sekolah, tetapi juga dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Airin menyebut, pemberian makanan tambahan dapat membantu anak memperoleh asupan yang lebih baik, terutama pada masa pertumbuhan. Dengan kondisi gizi yang lebih terjaga, anak-anak diharapkan mampu tumbuh lebih kuat, aktif, serta memiliki kesiapan belajar yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak mendapatkan makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta memantau perkembangan anak secara rutin. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, dan keluarga menjadi kunci agar program seperti PMT dapat memberi dampak nyata.

Program PMT 2026 juga menjadi salah satu langkah yang berkaitan dengan pencegahan stunting di Kota Medan. Pemenuhan gizi sejak usia dini dinilai penting karena masa pertumbuhan anak tidak dapat diabaikan.

Melalui program ini, Pemko Medan ingin memastikan anak-anak PAUD mendapatkan perhatian lebih, terutama dalam hal asupan makanan yang menunjang kesehatan. Pemerintah berharap program tersebut dapat membantu menekan risiko gangguan tumbuh kembang sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Kegiatan ini turut menghadirkan suasana ceria bagi anak-anak PAUD. Selain menerima makanan tambahan secara simbolis, anak-anak juga diajak berinteraksi dalam kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa program gizi anak tidak hanya berbicara tentang bantuan makanan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap masa depan generasi muda Kota Medan.

Dengan melibatkan 65 lembaga PAUD dan 1.500 anak penerima manfaat, Program PMT 2026 menjadi salah satu bentuk perhatian Pemko Medan terhadap pendidikan dasar anak usia dini. Pemerintah daerah menilai PAUD memiliki peran strategis karena menjadi fondasi awal pembentukan karakter, kebiasaan hidup sehat, dan kesiapan anak menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Pemko Medan berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi anak-anak. Dukungan dari pihak sekolah dan orang tua juga dinilai penting agar kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi dapat terus diterapkan di rumah maupun di lingkungan belajar.

Data utama dalam naskah ini mengacu pada laporan ANTARA Sumut dan rilis resmi Pemko Medan yang menyebutkan 65 PAUD penerima manfaat, total 1.500 anak, sumber anggaran dari APBD Kota Medan, serta penyaluran program dua kali dalam setahun.

tamanslot77 kingcobratoto vipertoto