Medan, 28 Mei 2026. Kondisi cuaca Kota Medan pada periode 28 hingga 31 Mei 2026 diperkirakan masih didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta tetap menyiapkan perlengkapan pelindung hujan karena perubahan cuaca dapat terjadi terutama pada siang, sore, hingga malam hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk Kota Medan, cuaca dalam beberapa hari ke depan menunjukkan variasi antara cerah berawan, cerah, dan hujan ringan. Suhu udara di Medan berada pada kisaran 24–32 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif tinggi, yakni sekitar 60–98 persen. Kondisi ini membuat udara terasa cukup lembap, terutama setelah hujan turun.
Pada Kamis, 28 Mei 2026, wilayah Medan diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan potensi hujan di sejumlah titik. Aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan normal, tetapi pengendara sepeda motor dan pengguna jalan disarankan lebih berhati-hati karena permukaan jalan bisa licin saat hujan turun.
Memasuki Jumat, 29 Mei 2026, suhu udara diperkirakan masih berada di kisaran normal untuk wilayah perkotaan Medan. Data iklim harian menunjukkan suhu rata-rata akhir Mei di Medan berada di sekitar 26 derajat Celsius, dengan suhu maksimum mendekati 30 derajat Celsius dan suhu minimum sekitar 23 derajat Celsius.
Sementara itu, pada Sabtu, 30 Mei 2026, potensi hujan ringan masih perlu diwaspadai. Hujan dengan intensitas ringan biasanya tidak berlangsung lama, tetapi tetap dapat mengganggu aktivitas luar ruangan, khususnya bagi warga yang bepergian, berdagang di area terbuka, atau menghadiri kegiatan akhir pekan.
Pada Minggu, 31 Mei 2026, kondisi cuaca Medan diperkirakan tidak jauh berbeda. Awan masih berpotensi menutup sebagian wilayah kota, sementara peluang hujan ringan tetap ada. Masyarakat yang merencanakan perjalanan atau kegiatan keluarga di luar rumah disarankan memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala.
BMKG juga menyediakan pembaruan prakiraan cuaca resmi melalui laman prakiraan wilayah Kota Medan. Informasi tersebut penting diperhatikan karena kondisi atmosfer dapat berubah mengikuti dinamika lokal, termasuk kelembapan udara, pertumbuhan awan hujan, dan arah angin.
Dengan kondisi tersebut, warga Medan disarankan membawa payung atau jas hujan, menjaga kondisi tubuh, dan berhati-hati saat berkendara. Potensi hujan ringan memang tidak tergolong ekstrem, tetapi tetap dapat memicu kemacetan, genangan kecil, dan penurunan jarak pandang di beberapa ruas jalan.