Medan, 19 Juli 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan penanganan medis bagi Padimasi Ziraluo, warga Kabupaten Nias Selatan yang telah menderita tumor ganas pada bagian lengan selama bertahun-tahun. Pasien tersebut direncanakan dibawa ke Medan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan tindakan operasi.
Penanganan itu diperintahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution setelah melihat kondisi Padimasi dalam kunjungan kerjanya di Nias Selatan, Sabtu, 18 Juli 2026. Pertemuan berlangsung ketika gubernur meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di halaman Puskesmas Lagundri.
Padimasi diketahui telah hidup dengan tumor di lengannya selama sekitar 11 tahun. Ukurannya terus membesar dan mulai menimbulkan rasa sakit yang semakin berat. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian gubernur yang meminta Dinas Kesehatan Sumatera Utara segera mengatur proses keberangkatan pasien menuju Medan.
Biaya Pengobatan Ditanggung Pemerintah Provinsi
Bobby meminta pasien dan keluarganya tidak memikirkan biaya pengobatan maupun kebutuhan selama menjalani perawatan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan akan menanggung biaya penanganan medis hingga proses operasi selesai.
Menurut Bobby, perhatian utama pasien saat ini adalah mengikuti tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang ditentukan oleh tenaga medis. Sementara itu, kebutuhan administrasi, transportasi, dan pembiayaan akan dikoordinasikan oleh instansi terkait.
Keputusan tersebut disambut lega oleh Padimasi. Ia berharap dapat segera memperoleh tindakan medis setelah bertahun-tahun menahan sakit akibat tumor yang terus berkembang pada lengannya.
Padimasi juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Bantuan itu membuka peluang baginya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan biaya dan akses dari wilayah kepulauan menuju rumah sakit rujukan.
Layanan Kesehatan Bergerak Akan Diperkuat
Selain menemui Padimasi, Gubernur Sumut turut melihat penanganan terhadap dua pasien yang mendapatkan tindakan medis melalui Bus Operasi Mobile milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Fasilitas bergerak tersebut digunakan untuk mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat yang tinggal jauh dari rumah sakit dengan fasilitas lengkap. Keberadaannya dinilai penting, terutama untuk daerah kepulauan dan wilayah yang menghadapi kendala transportasi.
Bobby menyampaikan rencana penambahan armada Bus Operasi Mobile beserta tenaga medis pada tahun berikutnya. Penguatan layanan bergerak akan dilakukan sambil menunggu peningkatan fasilitas puskesmas dan rumah sakit di berbagai kabupaten dan kota.
Kunjungan ke Nias Selatan merupakan bagian dari agenda Gubernur Sumut berkantor di Kepulauan Nias. Kegiatan itu dilakukan untuk melihat langsung pelayanan publik serta berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat di wilayah kepulauan.
Setelah menyelesaikan agenda di Nias Selatan, gubernur dijadwalkan melanjutkan pertemuan dengan masyarakat di Kota Gunungsitoli sebelum kembali ke Medan pada Senin, 20 Juli 2026.
Penanganan terhadap Padimasi diharapkan dapat segera dilaksanakan setelah proses pemeriksaan dan persiapan medis selesai. Pemerintah daerah juga diminta memastikan pendampingan terhadap pasien tetap berjalan sejak keberangkatan dari Nias Selatan hingga menjalani perawatan di Medan.