Medan, 27 Juni 2026. Warga di dua wilayah Kota Medan diperkirakan akan mengalami pemadaman listrik sementara pada Sabtu, 27 Juni 2026. Pemadaman tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan kelistrikan oleh pihak PLN guna menjaga kestabilan pasokan listrik di sejumlah titik. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan pemeliharaan dilakukan pada siang hingga sore hari sehingga masyarakat diminta mengantisipasi kebutuhan listrik sejak awal. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga layanan berbasis elektronik diperkirakan ikut terdampak selama proses penghentian arus berlangsung. Sejumlah warga mengaku mulai bersiap dengan mengisi daya perangkat elektronik dan menyesuaikan aktivitas kerja agar tidak terganggu saat pemadaman berlangsung.
Pemeliharaan Jaringan Dilakukan Bertahap
Pemadaman listrik ini disebut sebagai bagian dari pekerjaan teknis yang dilakukan secara berkala untuk meningkatkan keandalan distribusi listrik di wilayah Medan. Petugas akan melakukan pengecekan jaringan, perawatan gardu, serta penggantian sejumlah komponen yang dinilai membutuhkan perbaikan. Dua wilayah yang terdampak berada di kawasan permukiman padat dan area usaha sehingga masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi gangguan aktivitas selama listrik dihentikan sementara. Selain itu, warga juga diminta mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan guna menghindari kerusakan ketika aliran listrik kembali normal. Beberapa pelaku usaha kuliner dan toko kelontong di kawasan terdampak mengaku harus menyesuaikan operasional mereka selama pemadaman berlangsung, terutama yang menggunakan pendingin listrik untuk menyimpan bahan makanan dan minuman.
Pihak terkait memastikan pekerjaan dilakukan secepat mungkin agar pasokan listrik dapat kembali normal sesuai jadwal yang telah ditentukan. Meski demikian, kondisi di lapangan dapat memengaruhi durasi pekerjaan apabila ditemukan gangguan tambahan pada jaringan. Warga diimbau untuk tetap tenang dan memanfaatkan waktu pemadaman untuk mengurangi penggunaan perangkat listrik yang tidak mendesak. Sejumlah masyarakat berharap proses pemeliharaan tersebut benar-benar berdampak positif terhadap kualitas layanan listrik di Kota Medan, mengingat beberapa wilayah sebelumnya sempat mengalami tegangan tidak stabil dalam beberapa pekan terakhir. Keluhan mengenai listrik yang kerap turun naik juga sempat ramai dibicarakan warga melalui media sosial dan grup percakapan lingkungan.
Warga Diminta Antisipasi Aktivitas Selama Pemadaman
Menjelang jadwal pemadaman, sebagian warga mulai melakukan persiapan agar aktivitas harian tetap berjalan lancar. Pengguna air bersih yang mengandalkan pompa listrik diminta menampung cadangan air sebelum pemadaman dimulai. Selain itu, masyarakat yang bekerja dari rumah maupun pelajar yang menggunakan perangkat daring juga diimbau memastikan baterai laptop dan telepon seluler dalam kondisi penuh. Situasi ini turut menjadi perhatian bagi pemilik usaha mikro yang sangat bergantung pada listrik untuk operasional harian. Meski hanya berlangsung sekitar tiga jam, pemadaman listrik tetap dinilai berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi warga jika tidak diantisipasi dengan baik. Hingga kini, masyarakat berharap pemeliharaan jaringan tersebut mampu meningkatkan stabilitas listrik sehingga pemadaman serupa tidak terlalu sering terjadi di kemudian hari.
Baca Juga Berita : DPRD Medan Ingatkan PLN: Kompensasi Blackout Jangan Diskriminatif