Medan, 1 September 2026. Kecelakaan tunggal melibatkan truk trailer bermuatan kontainer terjadi di ruas Jalan Tol Belmera, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara. Kendaraan tersebut keluar dari jalur hingga masuk ke area pemakaman yang berada di sekitar jalan tol. Enam orang dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi di Tol Belmera KM 8,8 Jalur B, Lingkungan IV, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 10.25 WIB. Truk trailer bernomor polisi BK 8607 FG diketahui sedang bergerak dari arah Mabar menuju Belawan.
Truk Oleng hingga Keluar dari Jalur Tol
Berdasarkan keterangan kepolisian, truk yang dikemudikan Manontong Aruan, 36 tahun, tiba-tiba oleng ketika melintas di lokasi kejadian. Pengemudi kemudian kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari jalur utama. Truk selanjutnya masuk ke bagian jurang di sisi jalan tol sebelum berhenti setelah menghantam area pemakaman. Di dalam kendaraan terdapat seorang pengemudi bersama lima penumpang. Insiden tersebut mengakibatkan seluruh orang yang berada di dalam truk mengalami luka dengan tingkat cedera berbeda. Tidak ada korban meninggal dunia yang dilaporkan dalam kecelakaan tersebut.
Enam Korban Mendapat Perawatan Medis
Pengemudi mengalami luka lecet pada bagian tangan dan menjalani perawatan di RSU Mitra Medika. Sementara itu, Peninna Sihaloho, 33 tahun, mengalami luka pada bagian kening dan mendapatkan penanganan medis di RSU Delima. Penumpang lainnya, Endang Tetti Situmorang, 47 tahun, mengalami cedera pada kaki kiri. Indah Simamora, 37 tahun, mengalami benturan di kepala serta keluhan pada pinggang, sedangkan Nurhaida Mariana Hutajulu, 37 tahun, juga mengeluhkan sakit pada bagian pinggang. Korban lainnya, Asbin Br Tampubolon, 61 tahun, mengalami perdarahan pada hidung serta pembengkakan di sekitar mata kiri. Para korban telah dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Kanit Laka Polres Pelabuhan Belawan, Ipda Jundri Lubis, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat kendaraan bergerak dari arah Mabar menuju Belawan. Saat mencapai lokasi kejadian, truk kehilangan kendali sebelum keluar dari jalur dan masuk ke area yang berada lebih rendah di sisi tol. Pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan mengenai faktor utama yang menyebabkan kendaraan tersebut oleng. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Petugas telah melakukan penanganan di lokasi, termasuk olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan truk yang terlibat kecelakaan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polisi juga mempertimbangkan penelusuran rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk melengkapi informasi mengenai kejadian tersebut.
Kerugian Materiil Masih Didata
Selain menyebabkan enam orang terluka, kecelakaan turut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dan area yang terdampak. Nilai kerugian materiil belum dapat dipastikan karena masih dalam proses pendataan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan berat untuk menjaga kondisi fisik dan memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan. Kehati-hatian terutama diperlukan ketika melintasi jalan tol dengan kecepatan tinggi karena kehilangan kendali dalam waktu singkat dapat berujung pada kecelakaan serius.
Hingga penanganan dilakukan, kepolisian masih mendalami penyebab pasti truk tersebut keluar dari jalur. Hasil penyelidikan selanjutnya akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah kecelakaan dipengaruhi faktor kendaraan, kondisi pengemudi, maupun faktor lainnya.