Medan, 14 Juni 2026. Piala AFF U-19 2026 resmi selesai digelar di Sumatera Utara setelah rangkaian pertandingan kelompok usia muda tingkat Asia Tenggara itu berlangsung sejak awal Juni. Turnamen ini menjadi salah satu agenda sepak bola internasional yang memberi sorotan besar bagi Sumut, terutama Medan dan Deli Serdang sebagai wilayah penyelenggara.
Ajang yang juga dikenal sebagai ASEAN U-19 Boys Championship 2026 tersebut mempertemukan sejumlah negara Asia Tenggara dalam persaingan ketat. Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah dengan beberapa venue pertandingan, termasuk Stadion Teladan Medan dan Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang. Turnamen berlangsung pada 1–13 Juni 2026.
Partai final Piala AFF U-19 2026 ditutup dengan kemenangan Australia atas Thailand. Dalam laga puncak yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Australia berhasil menang 2-0 dan memastikan gelar juara turnamen tahun ini. Kemenangan tersebut menegaskan kekuatan Australia di level usia muda. Mereka tampil efektif sepanjang pertandingan final dan mampu memanfaatkan peluang penting untuk mengunci hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-19 menutup perjalanan mereka dengan hasil positif setelah mengalahkan Kamboja pada perebutan tempat ketiga. Garuda Muda menang 1-0 dan memastikan diri finis di posisi ketiga Piala AFF U-19 2026. Meski gagal menembus final, hasil tersebut tetap menjadi catatan penting bagi skuad muda Indonesia. Dukungan publik Sumut, termasuk masyarakat Medan, turut memberi warna dalam perjalanan Timnas Indonesia selama turnamen berlangsung.
Penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 memberi dampak positif bagi citra Sumatera Utara sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah agenda olahraga internasional. Medan sebagai salah satu titik utama kegiatan ikut mendapat perhatian karena menjadi lokasi kedatangan tim, aktivitas pendukung, serta bagian dari atmosfer turnamen.
Selain menghadirkan pertandingan antarnegara, ajang ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan fasilitas olahraga di Sumut. Kehadiran stadion-stadion yang digunakan selama turnamen memperlihatkan kesiapan daerah dalam mendukung kegiatan sepak bola berskala regional.
Berakhirnya Piala AFF U-19 2026 di Sumut meninggalkan pekerjaan lanjutan bagi pemerintah daerah, panitia, dan pemangku kepentingan olahraga. Evaluasi penyelenggaraan tetap dibutuhkan agar pengalaman menjadi tuan rumah dapat menjadi modal untuk event olahraga berikutnya.
Dengan selesainya turnamen ini, Sumatera Utara, Medan, dan Deli Serdang kembali mencatatkan diri dalam peta sepak bola regional. Piala AFF U-19 2026 bukan hanya menjadi ajang persaingan pemain muda ASEAN, tetapi juga ruang pembuktian bagi Sumut dalam menggelar agenda olahraga internasional.
Baca Juga Berita : Pemkot Medan Tegaskan Tak Pernah Janjikan Biaya Akomodasi Peserta AFF U-19