Medan Mulai Uji Coba Bus Listrik BRT Mebidang pada 18 Agustus 2026

Uji coba Bus Listrik BRT Mebidang dimulai di Medan pada 18 Agustus 2026 dengan tiga armada yang melayani dua rute awal. Medan Mulai Uji Coba Bus Listrik BRT Mebidang pada 18 Agustus 2026

Medan, 18 Agustus 2026. Pengembangan transportasi massal di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang) memasuki tahapan baru. Uji coba perdana Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan mengoperasikan tiga unit bus listrik pada dua rute awal.

Uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum sistem BRT Mebidang beroperasi secara bertahap. Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Malik Assalih Harahap, sebelumnya menjelaskan tiga bus listrik akan digunakan untuk melihat kesiapan layanan sekaligus perjalanan pada jalur yang telah disiapkan.

Dua Rute Menjadi Jalur Uji Coba Awal

Pada tahap pengujian, bus listrik direncanakan melayani rute Medan–Terminal Lubuk Pakam serta Medan–Terminal Ikan Paus. Pengoperasian terbatas ini menjadi langkah awal sebelum jumlah armada dan cakupan pelayanan diperbesar pada tahapan berikutnya.

BRT Mebidang sendiri dirancang mempunyai 12 rute pelayanan. Sebanyak 10 rute berada di kawasan Kota Medan, sedangkan dua rute lainnya berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Perhubungan. Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, sistem tersebut nantinya akan didukung sebanyak 273 unit bus listrik.

Kehadiran moda angkutan massal tersebut diharapkan memberikan pilihan perjalanan yang lebih teratur bagi masyarakat Mebidang. Sistem pelayanan juga dirancang menggunakan teknologi Intelligent Transport System (ITS) dan Area Traffic Control System (ATCS), sementara waktu tunggu bus diproyeksikan sekitar 15 menit.

Operasional Bertahap Dijadwalkan Desember 2026

Setelah melewati tahapan uji coba, pengoperasian tahap pertama BRT Mebidang dijadwalkan dimulai pada 8 Desember 2026. Pada fase tersebut, sebanyak 30 unit bus listrik direncanakan mulai melayani dua koridor awal.

Pengembangan BRT Mebidang diarahkan tidak hanya untuk menambah pilihan transportasi umum, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Tingginya penggunaan kendaraan pribadi selama ini menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi kepadatan lalu lintas dan kualitas udara di kawasan perkotaan.

Penggunaan armada bertenaga listrik juga menjadi bagian dari arah pengembangan transportasi yang lebih rendah emisi. Pemerintah berharap keberadaan angkutan massal dengan jangkauan lebih luas dapat mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

Medan Lebih Dulu Mengenal Transportasi Bus Listrik

Bus listrik bukan sepenuhnya hal baru bagi masyarakat Kota Medan. Pemerintah Kota Medan telah meluncurkan 60 unit bus listrik untuk enam koridor pada November 2024. Sepanjang 2025, layanan bus listrik tersebut tercatat mengangkut sekitar 2,74 juta penumpang.

Namun, BRT Mebidang memiliki cakupan pengembangan yang lebih luas karena dirancang menghubungkan mobilitas antarkawasan di wilayah metropolitan Mebidang. Dengan dimulainya tahapan uji coba pada 18 Agustus 2026, kesiapan armada dan rute awal menjadi bagian penting sebelum layanan diperluas menuju operasional penuh.

Pembangunan sistem BRT Mebidang secara keseluruhan ditargetkan rampung pada Juni 2027. Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan angkutan umum massal perkotaan yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Perhubungan.

tamanslot77 kingcobratoto vipertoto