Dekranasda Medan Bawa Produk 15 UMKM Lokal ke Pameran KKSU 2026

Dekranasda Medan menampilkan produk unggulan dari 15 UMKM binaan pada KKSU 2026, mulai dari ulos, songket, tenun, tas, hingga aksesori lokal. Dekranasda Medan Bawa Produk 15 UMKM Lokal ke Pameran KKSU 2026

Medan, 26 Juli 2026. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan memperkenalkan beragam produk unggulan dari sekitar 15 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah binaan dalam ajang Karya Kreatif Sumatera Utara atau KKSU 2026.

Produk yang dipamerkan tidak hanya menonjolkan fungsi, tetapi juga membawa unsur budaya serta identitas daerah. Pengunjung dapat menemukan pakaian berbahan ulos, songket, kain tenun, tas, dompet, hingga aksesori buatan perajin lokal.

Kehadiran para pelaku UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan produk kerajinan Medan kepada masyarakat. Melalui ruang pamer yang dikunjungi berbagai kalangan, pelaku usaha memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon konsumen sekaligus memperkenalkan cerita di balik produk yang mereka hasilkan.

Karya Tradisional Dikemas Lebih Modern

Sejumlah produk yang ditampilkan memperlihatkan perpaduan antara bahan tradisional dan desain masa kini. Ulos serta kain tenun, misalnya, tidak hanya hadir dalam bentuk kain lembaran, tetapi telah dikembangkan menjadi pakaian, tas, dan berbagai aksesori yang lebih mudah digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Pengembangan tersebut melibatkan kreativitas perajin dan desainer lokal Kota Medan. Mereka berupaya menghadirkan produk yang tetap mempertahankan ciri khas Sumatera Utara, tetapi memiliki tampilan lebih modern agar dapat menjangkau pasar yang semakin luas.

Koleksi kain yang dibawa ke pameran juga tidak terbatas pada corak khas Kota Medan. Sejumlah produk memperkenalkan motif dan teknik pembuatan kain dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Keragaman itu menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung yang ingin mengenal kekayaan kerajinan daerah melalui produk siap pakai.

Harga Produk Menjangkau Berbagai Kalangan

Produk UMKM binaan Dekranasda Medan ditawarkan dengan harga yang beragam. Barang berukuran kecil seperti aksesori dapat ditemukan mulai dari kisaran Rp20 ribu. Sementara itu, produk dengan bahan, desain, dan proses pengerjaan khusus dibanderol hingga lebih dari Rp5 juta.

Perbedaan harga tersebut memberi pilihan kepada pengunjung sesuai kebutuhan dan kemampuan belanja. Konsumen dapat membeli produk sederhana sebagai cendera mata atau memilih karya premium yang membutuhkan proses produksi lebih panjang dan tingkat ketelitian tinggi.

Stan Dekranasda Medan juga mendapat perhatian dari pengunjung selama penyelenggaraan kegiatan. Bentuk produk yang bervariasi serta penggunaan material khas daerah menjadi daya tarik tersendiri di tengah banyaknya pelaku usaha yang mengikuti pameran.

Membuka Pasar Baru bagi Pelaku UMKM

Keikutsertaan dalam KKSU 2026 memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk menguji respons pasar secara langsung. Masukan dari pengunjung dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam memperbaiki desain, kualitas produk, kemasan, hingga strategi pemasaran.

Pameran juga dapat membantu perajin membangun jaringan dengan pembeli, komunitas kreatif, desainer, dan calon mitra usaha. Hubungan tersebut penting agar produk lokal tidak hanya dikenal saat kegiatan berlangsung, tetapi mempunyai peluang untuk dipasarkan secara berkelanjutan.

Bagi pelaku UMKM, tantangan yang dihadapi bukan sekadar menghasilkan barang berkualitas. Mereka juga perlu menjaga konsistensi produksi, menentukan harga yang sesuai, memperkuat identitas merek, dan memanfaatkan pemasaran digital untuk menjangkau konsumen di luar daerah.

Menjaga Kerajinan Lokal Tetap Relevan

Partisipasi Dekranasda Medan dalam KKSU 2026 memperlihatkan bahwa kerajinan tradisional masih dapat berkembang ketika dipadukan dengan inovasi. Produk berbahan ulos, songket, dan kain tenun dapat diterima oleh generasi baru apabila dikemas dalam bentuk yang praktis tanpa menghilangkan nilai budayanya.

Dukungan promosi dan pendampingan diharapkan membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing serta memperluas pasar. Pada saat yang sama, masyarakat juga mempunyai peran dengan mengenal, menggunakan, dan membeli produk buatan perajin lokal.

KKSU 2026 yang berlangsung hingga Minggu, 26 Juli 2026, menjadi salah satu ruang bagi produk kreatif Sumatera Utara untuk tampil di hadapan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, karya para pelaku UMKM Medan diharapkan semakin dikenal dan mampu berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Baca Juga Berita : Harga Pangan Medan 24 Juli 2026, Cabai Rawit Turun tetapi Cabai Merah Besar Naik

tamanslot77 kingcobratoto vipertoto