Medan, 17 Mei 2026. Warga Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan potongan kaki manusia di aliran Sungai Deli. Temuan tersebut pertama kali diketahui pada Kamis sore, 14 Mei 2026, di kawasan bawah jembatan yang menghubungkan Pekan Labuhan dengan Labuhan Deli.
Potongan tubuh itu ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik berwarna kuning dan tersangkut di antara tumpukan sampah di bawah jembatan. Warga yang curiga dengan bungkusan tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, personel kepolisian turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tim identifikasi kemudian mengevakuasi potongan kaki tersebut untuk pemeriksaan lanjutan. Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan identitas korban, asal-usul potongan tubuh, serta kemungkinan adanya tindak pidana di balik temuan tersebut.
Peristiwa ini bermula ketika warga melihat sebuah bungkusan plastik di bawah jembatan. Bungkusan itu tersangkut di antara sampah yang terbawa arus sungai. Karena terlihat mencurigakan, warga kemudian memeriksa bungkusan tersebut.
Setelah diperiksa, warga terkejut karena isi bungkusan itu diduga merupakan potongan kaki manusia. Temuan tersebut langsung membuat suasana di sekitar lokasi menjadi ramai. Sejumlah warga berdatangan ke sekitar jembatan untuk melihat proses pemeriksaan yang dilakukan petugas.
Video dan informasi terkait penemuan itu juga beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat warga memadati lokasi sementara petugas kepolisian melakukan penanganan awal di tempat kejadian. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Nodi, membenarkan adanya penemuan potongan kaki manusia tersebut. Ia menyebutkan bahwa bagian tubuh itu telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses autopsi.
Pemeriksaan forensik diperlukan untuk mengetahui lebih jauh identitas korban, perkiraan waktu kematian, serta penyebab terpisahnya bagian tubuh tersebut. Hasil pemeriksaan juga akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan arah penyelidikan berikutnya.
Hingga kini, polisi belum menyampaikan kesimpulan apakah potongan kaki tersebut berkaitan dengan kasus kecelakaan, kekerasan, atau dugaan tindak pidana lain. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri informasi orang hilang di sekitar wilayah Medan dan sekitarnya.
Identitas pemilik potongan kaki tersebut belum diketahui. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit serta mencocokkan data dengan laporan kehilangan orang yang masuk ke kepolisian. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait temuan ini diimbau segera melapor kepada pihak berwenang. Informasi sekecil apa pun dapat membantu proses penyelidikan, terutama untuk mengungkap identitas korban.
Kasus penemuan potongan tubuh manusia seperti ini membutuhkan pemeriksaan hati-hati. Polisi tidak hanya menelusuri lokasi penemuan, tetapi juga kemungkinan lokasi lain yang berkaitan dengan asal-usul potongan tubuh tersebut. Penemuan potongan kaki manusia itu membuat kawasan jembatan di Pekan Labuhan sempat dipadati warga. Banyak warga datang karena penasaran setelah kabar penemuan tersebut menyebar dengan cepat.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak menyebarkan spekulasi yang belum terkonfirmasi. Penyebaran informasi tanpa dasar dapat mengganggu proses penyelidikan dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah warga. Polisi masih bekerja untuk mengungkap fakta sebenarnya. Sampai hasil pemeriksaan forensik keluar, penyebab dan latar belakang penemuan potongan kaki manusia tersebut belum dapat dipastikan.
Kasus ini menjadi perhatian karena lokasi penemuan berada di area publik dan dekat dengan aktivitas warga. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan dengan memeriksa saksi, menelusuri rekaman atau informasi di sekitar lokasi, serta menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Medan.
Warga di sekitar bantaran sungai juga diimbau segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan atau informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Kepolisian meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan proses penanganan kepada petugas.
Hingga berita ini disusun, kasus penemuan potongan kaki manusia di Medan Labuhan masih menyisakan tanda tanya. Polisi belum mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti potongan tubuh itu berada di aliran Sungai Deli.