Medan, 25 Agustus 2026. Pergerakan harga kebutuhan pokok di Kota Medan pada Selasa, 25 Agustus 2026, menunjukkan kondisi yang beragam. Sejumlah komoditas masih bertahan di harga sebelumnya, sementara beberapa bahan pangan mengalami kenaikan. Cabai merah keriting menjadi salah satu komoditas yang mencatat perubahan paling mencolok.
Berdasarkan pantauan harga eceran yang beredar pada 25 Agustus 2026, cabai merah keriting berada di kisaran Rp39.200 per kilogram. Harga tersebut naik sekitar Rp8.200 atau 26,45 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Kenaikan harga cabai menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan salah satu kebutuhan yang cukup sering dibeli masyarakat maupun pelaku usaha kuliner. Perubahan harga yang cukup cepat membuat konsumen harus menyesuaikan kembali anggaran belanja harian.
Harga Beras dan Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
Berbeda dengan cabai, harga beras di Medan cenderung tidak mengalami perubahan. Beras premium tercatat sekitar Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras medium berada di kisaran Rp15.750 per kilogram. Cabai rawit merah juga masih berada di sekitar Rp60.000 per kilogram.
Komoditas lain yang relatif stabil antara lain daging sapi sekitar Rp150.000 per kilogram, telur ayam Rp28.300 per kilogram, gula pasir Rp18.700 per kilogram, serta tepung terigu sekitar Rp13.800 per kilogram.
Minyak goreng curah tercatat sekitar Rp20.100 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan berada di kisaran Rp22.900 per liter.
Stabilnya sejumlah kebutuhan pokok tersebut memberikan sedikit ruang bagi masyarakat dalam mengatur pengeluaran, terutama ketika beberapa komoditas hortikultura sedang mengalami kenaikan.
Bawang hingga Daging Ayam Ikut Mengalami Kenaikan
Selain cabai merah keriting, sejumlah bahan pangan lain tercatat bergerak naik meski tidak sebesar cabai. Cabai merah besar berada di kisaran Rp61.400 per kilogram, atau naik sekitar Rp800.
Harga bawang merah tercatat sekitar Rp29.400 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di sekitar Rp30.800 per kilogram. Bawang bombay juga bergerak naik menjadi sekitar Rp40.100 per kilogram.
Daging ayam mengalami kenaikan sekitar Rp1.800 menjadi Rp47.200 per kilogram. Perubahan harga ayam perlu diperhatikan karena komoditas tersebut merupakan salah satu sumber protein yang banyak dikonsumsi masyarakat.
Kentang dan Wortel Justru Turun
Di tengah kenaikan beberapa komoditas, sebagian jenis sayuran justru mengalami penurunan harga. Kentang tercatat turun sekitar Rp200 menjadi Rp19.800 per kilogram.
Harga wortel juga turun sekitar Rp300 menjadi Rp14.500 per kilogram. Sementara itu, tomat mengalami kenaikan tipis sekitar Rp300 dan berada di kisaran Rp15.900 per kilogram.
Perbedaan pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasar pangan di Medan masih cukup dinamis. Harga yang diterima konsumen juga dapat berbeda antara satu pasar dengan pasar lainnya, bergantung pada pasokan, kualitas barang, serta jalur distribusi.
Warga Disarankan Membandingkan Harga Sebelum Berbelanja
Perubahan harga bahan pangan, terutama cabai merah keriting, dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga apabila berlangsung dalam waktu cukup lama. Konsumen dapat membandingkan harga di sejumlah pasar sebelum membeli dalam jumlah besar.
Pedagang dan masyarakat juga akan terus mencermati perkembangan pasokan dalam beberapa hari ke depan. Kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok dan mencegah terjadinya lonjakan harga yang lebih tinggi.
Pantauan harga pada 25 Agustus 2026 memperlihatkan bahwa sebagian besar kebutuhan dasar seperti beras, gula, minyak goreng dan telur masih relatif stabil. Namun kenaikan tajam cabai merah keriting menjadi perkembangan utama dalam perdagangan bahan pangan di Medan hari ini.
Baca Juga Berita : Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Permudah Warga Akses Layanan Pajak