Medan, 1 Juli 2026. Pergerakan harga pangan di Kota Medan pada Rabu, 1 Juli 2026, masih menunjukkan variasi di sejumlah komoditas pokok. Berdasarkan data Sistem Informasi dan Manajemen Pangan atau SIMPANG Medan, beberapa bahan kebutuhan harian seperti cabai, bawang, telur, daging ayam, hingga minyak goreng tercatat berada pada rentang harga yang berbeda antarwilayah pasar. Kondisi ini membuat masyarakat tetap perlu cermat saat berbelanja, terutama untuk komoditas yang cepat berubah mengikuti pasokan dan permintaan.
Cabai dan Bawang Masih Jadi Komoditas yang Dipantau
Cabai merah di Medan tercatat memiliki harga terendah Rp34.000 per kilogram, harga tertinggi Rp50.000 per kilogram, dengan rata-rata Rp42.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit berada pada rentang Rp31.000 hingga Rp45.000 per kilogram, dengan harga rata-rata Rp38.000 per kilogram. Pergerakan harga cabai masih menjadi perhatian karena komoditas ini termasuk bahan pangan yang sensitif terhadap perubahan pasokan dari daerah sentra produksi.
Untuk kelompok bawang, bawang merah tercatat dijual mulai Rp28.000 hingga Rp40.000 per kilogram, dengan harga rata-rata Rp34.000 per kilogram. Bawang putih berada pada harga terendah Rp31.000 dan tertinggi Rp45.000 per kilogram, dengan rata-rata Rp38.000 per kilogram. Harga bawang putih yang relatif tinggi di beberapa pasar dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga maupun pelaku usaha makanan skala kecil.
Beras, Gula, dan Minyak Goreng Relatif Terkendali
Komoditas beras di Medan tercatat berada pada kisaran Rp14.000 hingga Rp17.500 per kilogram, dengan harga rata-rata Rp15.750 per kilogram. Meski berbeda antar pasar, beras masih menjadi salah satu komoditas utama yang terus dipantau karena berhubungan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat.
Gula pasir tercatat berada pada rentang Rp17.000 hingga Rp20.000 per kilogram, dengan harga rata-rata Rp18.500 per kilogram. Adapun minyak goreng kuning curah berada pada harga terendah Rp18.000 dan tertinggi Rp22.000 per kilogram, dengan rata-rata Rp20.000 per kilogram. Dua komoditas ini masih menjadi bagian penting dalam belanja harian keluarga maupun kebutuhan pedagang makanan.
Harga Daging dan Telur Berbeda Antar Pasar
Harga daging ayam ras di Medan tercatat berada pada kisaran Rp28.000 hingga Rp35.000 per kilogram, dengan rata-rata Rp31.500 per kilogram. Sementara itu, daging sapi masih berada pada level tinggi, yakni Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram, dengan harga rata-rata Rp140.000 per kilogram.
Untuk telur ras, harga terendah tercatat Rp25.500 per kilogram, sedangkan harga tertinggi mencapai Rp37.500 per kilogram. Rata-rata harga telur ras berada di angka Rp31.500 per kilogram. Selisih harga yang cukup lebar menunjukkan adanya perbedaan harga antar pasar, baik karena faktor distribusi, stok, maupun kondisi permintaan di masing-masing wilayah.
Stok Pangan Disebut Masih Surplus
Dari sisi ketersediaan, data SIMPANG Medan juga mencatat sejumlah komoditas utama berada dalam kondisi surplus, mulai dari beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ras, gula pasir, hingga minyak goreng curah. Kondisi stok yang tersedia menjadi faktor penting untuk menjaga agar lonjakan harga tidak bergerak terlalu tajam di pasar.
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan membandingkan harga di beberapa pasar sebelum membeli dalam jumlah besar. Perbedaan harga antarwilayah masih dapat terjadi, terutama pada bahan pangan segar seperti cabai, bawang, daging ayam, dan telur yang sangat dipengaruhi oleh distribusi harian.