Medan, 30 Juni 2026. Harga emas Antam di Medan kembali bergerak turun pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026. Berdasarkan data Butik Antam Medan, harga emas batangan ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.630.000. Angka tersebut turun Rp15.000 dibandingkan posisi sebelumnya yang masih berada di Rp2.645.000 per gram.
Penurunan ini membuat pergerakan emas Antam kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi pembeli yang sedang menunggu momentum harga lebih rendah. Di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil, perubahan harga harian menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli maupun pemilik emas yang ingin menjual kembali asetnya.
Buyback Ikut Melemah
Tidak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut terkoreksi. Pada perdagangan hari ini, buyback di Butik Antam Medan berada di angka Rp2.335.000 per gram. Posisi tersebut turun Rp25.000 dari harga sebelumnya, sehingga selisih antara harga beli dan harga jual kembali masih cukup lebar.
Koreksi harga buyback ini perlu diperhatikan oleh masyarakat yang berencana melepas emas dalam waktu dekat. Sebab, nilai yang diterima konsumen saat menjual kembali emas tidak sama dengan harga pembelian di butik. Perbedaan tersebut menjadi faktor penting dalam menghitung potensi keuntungan maupun kerugian, terutama bagi pembeli yang menjadikan emas sebagai instrumen simpanan jangka pendek.
Harga Pecahan Emas Antam di Medan
Untuk pecahan lain, emas Antam ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.365.000. Sementara itu, ukuran 2 gram berada di angka Rp5.210.000, ukuran 3 gram Rp7.797.000, ukuran 5 gram Rp12.965.000, dan ukuran 10 gram Rp25.850.000. Adapun pecahan lebih besar seperti 25 gram dipatok Rp64.460.000, ukuran 50 gram Rp128.755.000, dan ukuran 100 gram mencapai Rp257.360.000.
Perbedaan harga emas Antam di Medan dengan beberapa butik di wilayah lain umumnya dipengaruhi oleh biaya distribusi dan asuransi pengiriman. Karena itu, masyarakat disarankan tetap memeriksa harga terbaru sebelum melakukan transaksi. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar, permintaan, serta kebijakan harga yang berlaku di masing-masing lokasi penjualan.