Pemko Medan Percepat Digitalisasi Arsip Lewat Aplikasi SRIKANDI

Pemko Medan luncurkan SRIKANDI untuk mempercepat digitalisasi arsip, menata administrasi, dan meningkatkan pelayanan publik. Pemko Medan Percepat Digitalisasi Arsip Lewat Aplikasi SRIKANDI

Medan, 4 Juni 2026. Pemerintah Kota Medan mulai memperkuat tata kelola administrasi berbasis digital melalui penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau SRIKANDI. Aplikasi tersebut resmi diluncurkan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Gedung PKK Kota Medan, Rabu, 3 Juni 2026.

Peluncuran SRIKANDI menjadi bagian dari langkah Pemko Medan dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Melalui sistem ini, pengelolaan arsip, surat-menyurat, dan dokumen kedinasan diharapkan dapat berjalan lebih rapi, cepat, transparan, dan mudah ditelusuri.

Kegiatan peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan bimbingan teknis bagi jajaran perangkat daerah. Bimtek ini penting agar setiap organisasi perangkat daerah memahami penggunaan aplikasi secara teknis, mulai dari pengelolaan naskah dinas elektronik hingga penyimpanan arsip digital.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai penerapan SRIKANDI bukan sekadar perubahan dari sistem manual ke digital. Lebih dari itu, aplikasi ini diharapkan menjadi alat untuk membangun budaya kerja yang lebih tertib, efisien, dan akuntabel di lingkungan Pemko Medan.

Dengan sistem arsip digital, proses administrasi pemerintahan dapat dipantau secara lebih baik. Dokumen yang sebelumnya bergantung pada berkas fisik kini bisa dikelola secara elektronik, sehingga risiko kehilangan arsip, keterlambatan disposisi, hingga penumpukan dokumen dapat ditekan.

Penerapan SRIKANDI juga dinilai sejalan dengan kebutuhan pelayanan publik yang semakin menuntut kecepatan. Ketika administrasi internal pemerintahan berjalan lebih efektif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan ikut terdorong menjadi lebih responsif.

Aplikasi SRIKANDI merupakan sistem yang mendukung pengelolaan arsip dinamis secara terintegrasi. Di lingkungan Pemko Medan, penerapan aplikasi ini menjadi salah satu upaya memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE.

Perwakilan Arsip Nasional Republik Indonesia, Muhammad Sholihin, juga menekankan pentingnya percepatan transformasi digital melalui SPBE. Penerapan sistem kearsipan digital dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan dokumen pemerintahan tersimpan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui SRIKANDI, Pemko Medan menargetkan pengelolaan administrasi tidak lagi berjalan secara terpisah di masing-masing perangkat daerah. Sistem yang terintegrasi akan membantu mempercepat koordinasi, memperjelas alur dokumen, serta meningkatkan akuntabilitas kerja aparatur.

Digitalisasi arsip tidak hanya berkaitan dengan efisiensi kerja harian pemerintah. Arsip juga menjadi rekam jejak penting dalam proses pembangunan daerah. Setiap kebijakan, program, hingga keputusan administrasi membutuhkan dokumentasi yang tertata agar dapat menjadi rujukan pada masa mendatang.

Karena itu, penerapan SRIKANDI diharapkan mampu memastikan seluruh dokumen penting Pemko Medan tersimpan secara aman, sistematis, dan mudah diakses sesuai kewenangan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih modern dan terbuka.

Dengan mulai diterapkannya aplikasi SRIKANDI, Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi birokrasi berbasis digital. Ke depan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi perangkat daerah dalam menggunakan sistem tersebut secara aktif dan disiplin.

tamanslot77 kingcobratoto vipertoto